Semu
Lalu bagaimana dengan banyaknya bahasa lisan yang digunakan orang di dunia. Mengapa orang di tempat yang berbeda dan jauh menggunakan bahasa yang berbeda pula? Mengapa kata tertentu dalam bahasa tertentu tidak dapat dipahami oleh orang dari tempat tertentu?
Jawabannya sebenarnya adalah karena adanya dan atau tidak adanya kesepatakan di antara orang yang akan menggunakan bahasa itu. Jika dalam masyarakat tertentu tidak menyepakati penggunaan kata tertentu, maka ketika orang lain di belahan bumi yang lain menyepakatinya, maka akan sulit memahami bahasa tersebut.
Sebagai contoh, di Indonesia bahasa yang disepakati untuk menunjuk sesuatu yang jauh adalah dengan kata "ITU", maka orang-orang yang ada di Indonesia akan menggunakan kata "ITU" untuk menunjuk sesuatu yang jauh. Sementara di Amerika kata yang disepakati untuk menunjuk sesuatu yang jauh adalah dengan kata "THAT" (baca : [ðæt]). Oleh karena itu orang Amerika yang tidak belajar Bahasa Indonesia tidak akan mengerti kata "ITU", begitu juga orang Indonesia yang tidak belajar bahasa Inggris, tidak akan mengerti kata "THAT".
Belajar bahasa orang lain berarti ia menyepakati penggunaan kata itu untuk digunakan dalam berkomunikasi.
Jika Orang Indonesia ingin memahami maksud/nama gambar di bawah ini, maka ia harus mempelajarinya yang berarti bahwa ia akan melakukan kesepakatan dengan orang lain untuk menggunakan kata itu.
Orang Indonesia menyepakati kata "ayam betina" untuk menyebut gambar di samping ini. sementara Orang Inggris/Amerika menyepakatinya dengan kata "hen" atau "Chicken". Demikian pula dengan orang di negara-negara lain, tentu akan melakukan kesepakatan yang berbeda pula. Di Arab sepakat dengan "dajjajatun"
Di Indon